
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) gabungan rayon skala besar yang melibatkan Polsek Mampang Prapatan, Polsek Metro Setiabudi, Polsek Tebet, unsur TNI, Satpol PP, serta berbagai elemen Potensi Masyarakat (Potmas), Jumat malam hingga dini hari.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat utama serta unsur tiga pilar, di antaranya Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol S. Aba Wahid Key, S.Sos., M.H., Kasat Pamobvit Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Rosa Witarsa, S.E., Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H., Kapolsek Mampang AKP Dian Purnomo, S.I.K., M.H., serta unsur kecamatan, FKDM, Satpol PP, Koramil, FORKABI, FBR, dan tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel Cipta Kondisi di halaman Polsek Mampang. Dalam arahannya, Wakapolres Metro Jakarta Selatan menekankan pentingnya sinergitas seluruh unsur yang terlibat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan wilayah, khususnya dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, peredaran narkoba, dan aksi premanisme.
Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan tindakan yang humanis dan persuasif dalam pelaksanaan tugas, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, seluruh personel diminta meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Operasi Cipta Kondisi ini melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 73 personel yang terdiri dari unsur Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Mampang, Polsek Metro Setiabudi, Polsek Tebet, Koramil, Satpol PP, FKDM, FORKABI, FBR, dan jajaran kecamatan.
Adapun sasaran operasi meliputi daerah rawan tawuran, curat, curas, curanmor, peredaran narkoba, lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok pemuda, trotoar yang digunakan sebagai parkir liar, serta ruas jalan yang berpotensi menjadi arena balap liar dan titik kumpul komunitas kendaraan bermotor.
Setelah apel, personel gabungan melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan Mampang Raya, Jalan Tendean, Jalan Gatot Subroto, Jalan Rasuna Said, Jalan Prof. Soepomo, Jalan Saharjo, hingga Jalan Manggarai Raya. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan strong point di sejumlah lokasi rawan guna mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran pelajar maupun warga, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Salah satu fokus pengamanan dilakukan di Pos Manggarai yang selama ini menjadi titik rawan terjadinya tawuran. Kehadiran personel gabungan di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Operasi Cipta Kondisi Skala Besar berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat melalui langkah-langkah preventif dan kehadiran aktif aparat di lapangan.
Tinggalkan Balasan