Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Sisir Titik Rawan, Cegah Tawuran dan Balap Liar

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala besar di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan pada Rabu malam, 10 Juni 2026 hingga Kamis dini hari, 11 Juni 2026.

    Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, serta mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Selama pelaksanaan tugas, Team Patroli Perintis Presisi melakukan patroli mobile dan strong point di sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas. Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain Pos Pantau Tuyul Manggarai, Jalan Raya Saharjo, Jalan KH Abdullah Syafii, Jalan Raya Mampang Prapatan, Jalan Raya Warung Jati, Jalan Raya Pasar Minggu, serta Jalan Raya Lenteng Agung.

    Selain melaksanakan pengawasan dan pemantauan situasi di lokasi-lokasi tersebut, petugas juga melakukan tindakan preventif terhadap sekelompok remaja yang sedang mengendarai kendaraan roda dua di kawasan Jalan Duren Tiga. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang berbahaya maupun barang yang dapat digunakan untuk melakukan tindak pidana. Selanjutnya, para remaja tersebut diberikan imbauan kamtibmas agar segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi keterlibatan dalam aktivitas yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

    Tidak hanya itu, personel Team 3P juga memberikan imbauan kepada sejumlah warga yang masih berkumpul di area belakang Kantor Wali Kota Jakarta Selatan agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran maupun kejahatan jalanan.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Setelah menyelesaikan patroli di seluruh rute yang telah ditentukan, Team Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan selama pelaksanaan patroli terpantau aman dan terkendali.

    Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di lapangan, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

  • Polri Dukung TVRI Gelar Nobar Piala Dunia hingga Tingkat Polsek

    Jakarta — Polri menyatakan siap mendukung LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng atau nobar Piala Dunia di berbagai wilayah Indonesia. Dukungan itu disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam doorstop di Mabes Polri, Rabu (10/6/2026) pukul 14.00 WIB.

    Kapolri mengatakan Polri bersama TVRI sepakat mengajak masyarakat mengikuti nobar Piala Dunia. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi hiburan rakyat sekaligus ruang kebersamaan bagi warga.

    “Kita sepakat bersama-sama mengajak masyarakat untuk melaksanakan nonton bareng Piala Dunia. Polri siap mendukung mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, sampai Polsek di seluruh wilayah,” kata Kapolri.

    Untuk itu, Polri akan mendukung pelaksanaan nobar dari aspek perizinan, pengamanan, hingga kebutuhan teknis lain. Dukungan ini diberikan agar kegiatan masyarakat tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Selain itu, Kapolri menilai nobar Piala Dunia juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah. Sebab, kegiatan tersebut dapat melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, serta aktivitas ekonomi lokal di sekitar lokasi acara.

    “Nobar ini bisa menjadi hiburan untuk masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga bisa membantu menggerakkan ekonomi daerah, karena ada aktivitas masyarakat dan pelaku usaha kecil yang ikut terlibat,” ujarnya.

    Tak hanya itu, selain sebagai hiburan, Kapolri menyebut kegiatan nobar dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat. Salah satunya terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau harkamtibmas.

    “Dalam kegiatan yang sifatnya hiburan, tentu bisa kita sisipkan pesan-pesan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait harkamtibmas. Ini juga menjadi ruang komunikasi antara Polri dan masyarakat,” tutur Kapolri.

    Lebih lanjut, Kapolri menambahkan, kerja sama Polri dan TVRI ini menjadi langkah positif menjelang Hari Bhayangkara. Ia mengajak seluruh pihak menyukseskan nobar Piala Dunia sebagai hiburan masyarakat sekaligus sarana memperkuat kebersamaan.

  • KOMPOLNAS DAN POLRI AKSELERASI REFORMASI KELEMBAGAAN MELALUI RAKORWAS 2026

    Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi pengawasan internal dan eksternal guna mengakselerasi reformasi kelembagaan dan manajerial Polri. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta, Rabu (10/6/2026) tersebut juga membahas berbagai isu aktual dan strategis yang berkaitan dengan transformasi institusi kepolisian.

    Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., selaku Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Panitia Rakorwas Kompolnas 2026 menjelaskan bahwa Rakorwas merupakan agenda tahunan yang mempertemukan Kompolnas dan Polri dalam rangka mengoordinasikan pelaksanaan pengawasan internal maupun pengawasan fungsional eksternal terhadap institusi Polri.

    Menurutnya, terdapat dua fokus utama dalam Rakorwas tahun ini, yakni pembahasan isu-isu aktual dan strategis yang membutuhkan langkah percepatan serta tindak lanjut berbagai agenda pengawasan yang menjadi perhatian bersama.

    “Rakorwas ini merupakan forum strategis tahunan Kompolnas dan Polri untuk mengoordinasikan agenda pelaksanaan pengawasan internal Polri dan pengawasan Kompolnas secara fungsional yang bersifat eksternal di institusi Polri,” ujar Yusuf.

    Ia menambahkan, salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dalam Rakorwas 2026 adalah tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang dibentuk Presiden. Rekomendasi tersebut menitikberatkan pada percepatan reformasi kelembagaan dan manajerial Polri.

    “Kita mengakselerasi agenda reformasi kelembagaan dan manajerial Polri melalui pengawasan. Karena itu, sinergi pengawasan internal dan eksternal perlu diperkuat agar rekomendasi KPRP dapat ditindaklanjuti secara efektif,” jelasnya.

    Selain itu, Rakorwas juga membahas tindak lanjut atas Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Polri yang telah disahkan. Regulasi tersebut dinilai menjadi bagian dari implementasi rekomendasi reformasi Polri sekaligus tindak lanjut sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi yang memerlukan pengaturan lebih lanjut dalam norma hukum baru.

    Dalam kesempatan tersebut, Kompolnas dan Polri juga menyoroti penguatan sistem penanganan pengaduan masyarakat. Berdasarkan data yang dimiliki kedua institusi, jumlah pengaduan masyarakat pada tahun 2026 menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    “Data Polri dan data Kompolnas sampai saat ini menunjukkan jumlah pengaduan yang sama. Jika dibandingkan dengan tahun 2024 dan 2025, pada tahun 2026 trennya menurun. Tentu hal ini akan terus dianalisis untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhinya,” ungkap Yusuf.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memastikan agenda reformasi kelembagaan Polri berjalan secara menyeluruh, baik pada aspek struktural, instrumental, maupun kultural. Menurutnya, pengawasan yang efektif dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mengidentifikasi hambatan-hambatan yang perlu diperbaiki.

    Melalui Rakorwas 2026, Kompolnas dan Polri berkomitmen memperkuat koordinasi pengawasan guna mendukung terwujudnya reformasi kelembagaan dan manajerial Polri yang lebih adaptif, profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  • Kapolri di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis untuk Pembenahan Polri

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Kompolnas merupakan mitra strategis Polri yang terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan demi mewujudkan harapan dari masyarakat Indonesia.

    Hal tersebut disampaikan Sigit saat menjadi Keynote Speech dalam acara Rakorwas Kompolnas di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026).

    “Tentunya harapan kita peran Kompolnas sebagai mitra strategis untuk terus bisa menjaga agar institusi Polri bisa berjalan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi temuan dari tim komisi reformasi,” kata Sigit.

    Sigit menyatakan, Kompolnas memiliki tugas untuk memberikan rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, juga untuk menampung dan menyalurkan aspirasi maupun keluhan dari masyarakat khususnya terkait institusi Korps Bhayangkara.

    Sigit pun menastikan, segala bentuk masukan, keluhan maupun kritik bakal ditampung untuk dijadikan evaluasi perbaikan Polri.

    “Tentunya ini menjadi hal-hal yang kemudian bisa diteruskan ke Polri sebagai bahan perbaikan terhadap institusi Polri. Apalagi kita baru saja menyelesaikan undang-undang Polri. Dan saat ini kita juga terus melakukan perbaikan perpol sambil menunggu undang-undang Polri diundangkan,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit berharap, Rakorwas ini juga dijadikan forum untuk semakin menguatkan sinergisitas dan kerja sama antara Kompolnas dan Polri ke depannya. Dengan begitu, kata Sigit, Korps Bhayangkara bakal menjadi institusi yang dicintai oleh rakyat.

    “Namun saya kira kerja sama yang selama ini sudah berjalan dengan baik antara Kompolnas dan Polri, khususnya dalam hal mengawasi, kemudian mengatensi apa yang menjadi perhatian publik, dan kemudian melakukan pembenahan-pembenahan. Sehingga institusi ini ke depan bisa betul-betul terus menjadi institusi yang adaptif, institusi yang modern, institusi yang kemudian bisa terus beradaptasi terhadap apa yang menjadi harapan masyarakat,” tutup Sigit.

  • Buka Pelatihan Satkamling 2026, Kapolda Sumsel Tekankan Gotong Royong dan Pemanfaatan Teknologi

    ​PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Pelatihan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tahun 2026 di Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026). Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang memimpin langsung kegiatan ini, menekankan pentingnya sinergi antara nilai luhur gotong royong di tengah warga dan pemanfaatan teknologi guna mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

    ​Pelatihan ini resmi dibuka yang ditandai secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Kapolda Sumsel. Turut mendampingi dalam prosesi tersebut, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumsel, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumsel, beserta para narasumber yang hadir. Penggunaan kentongan ini bukan tanpa makna, melainkan sebagai representasi pelestarian alat komunikasi tradisional yang merekatkan warga sekaligus simbol kewaspadaan lingkungan yang membumi.

    ​Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi Satkamling sebagai Garda Terdepan Deteksi Dini dan Respons Cepat Kamtibmas Berbasis Teknologi dan Partisipasi Masyarakat” ini mendapat respons antusias. Tercatat, dari total 4.247 anggota Satkamling di wilayah hukum Polda Sumsel, sebanyak 1.700 peserta mengikuti pelatihan secara hibrida. Rinciannya, 100 perwakilan hadir secara langsung (luring), sementara 1.600 peserta lainnya mengikuti secara daring (virtual) dari jajaran Polres.

    ​Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satkamling yang telah menjadi ujung tombak pelayanan dan deteksi dini di tingkat lingkungan. Ia menegaskan bahwa rasa aman yang tercipta di Bumi Sriwijaya saat ini merupakan hasil kerja berjenjang, mulai dari sinergi masyarakat, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Polsek, Polres, hingga tingkat Polda.

    ​”Keamanan bukan hanya milik Polri. Keamanan adalah milik kita bersama dan hak kita semua. Karena apabila kondisi tidak aman, masyarakat tidak dapat beribadah, bekerja, dan belajar dengan baik,” ungkap Kapolda Sumsel.

    ​Lebih lanjut, ia menyoroti filosofi rompi Satkamling bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” yang memuat angka 24/7. Angka tersebut menjadi simbol ikhtiar bahwa kesiapsiagaan menjaga warga berjalan tanpa henti selama 24 jam dalam seminggu.

    ​Dalam menghadapi tantangan era modern, Kapolda mendorong optimalisasi infrastruktur digital, seperti penggunaan layanan Call Center 110 yang gratis dan cepat tanggap, serta instalasi CCTV untuk pengawasan lingkungan. Kendati demikian, ia mengingatkan sebuah prinsip mendasar bahwa secanggih apa pun teknologi, nilai sosial kemasyarakatan tidak boleh luntur.

    ​”Teknologi memang membantu, tetapi gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan tetap memiliki nilai yang sangat penting. Bertemu langsung dengan tetangga memberikan manfaat yang tidak dapat digantikan oleh media apa pun,” tegasnya.

    ​Pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek taktis operasional, melainkan juga pembekalan wawasan lintas sektoral. Turut hadir membagikan materi, Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof. Rd Muhammad Ikhsan, S.H., M.H.; Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Drs. H. Arinarsa JS; dan Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Deswan Ahsani, S.STP., M.Si.

    ​Kapolda Sumsel menaruh harapan besar agar ilmu dan wawasan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat langsung diimplementasikan di lapangan. Satkamling diharapkan tidak sekadar hadir sebagai penjaga malam, tetapi mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan awal dan kekuatan deteksi dini dalam mengantisipasi setiap potensi dinamika lingkungan. Dengan mengedepankan kerja tuntas, kerja ikhlas, dan pendekatan yang memanusiakan, cita-cita mewujudkan “Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” dapat terus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

  • Edukasi Kamtibmas dan Pencegahan Tawuran Jadi Fokus Jaga Jakarta On The Spot di Jagakarsa

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Metro Jakarta Selatan melalui Polsek Jagakarsa melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot Untuk Indonesia pada Selasa (9/6/2026) pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB di Jl. Damai RT 12/08 No. 87, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, SH., didampingi Wakapolsek Jagakarsa AKP M. Yasin, Kanit Binmas Ipda Catur Agus Ginanjar, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng Sawah Aiptu Salwan. Turut hadir Ketua RW 08 M. Sakam, Ketua RT 12/08 Untung Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu Dawis, dan warga setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Jagakarsa melaksanakan audiensi dan dialog langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta memberikan edukasi terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan permukiman. Kapolsek mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.

    Selain itu, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis dan bebas pulsa untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian secara cepat.

    Pada kesempatan yang sama, Kanit Binmas memberikan penyuluhan kepada warga mengenai bahaya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol). Warga diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan maupun kemudahan pinjaman yang tidak resmi karena dapat menimbulkan kerugian finansial serta permasalahan hukum di kemudian hari.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot Untuk Indonesia ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah tindak kriminalitas, serta mewujudkan Jakarta Selatan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN TINGKATKAN PATROLI DAN AMANKAN TERDUGA PELAKU PENYALAHGUNAAN NARKOBA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli kewilayahan pada Selasa, 09 Juni 2026 hingga Rabu, 10 Juni 2026, pukul 12.00 WIB sampai dengan 04.30 WIB. Kegiatan dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan 9 personel serta didukung 5 unit kendaraan roda dua.

    Patroli dilaksanakan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta berbagai potensi gangguan Kamtibmas lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, Tim Patroli Perintis Presisi turut melaksanakan pengamanan aksi penyampaian pendapat (demo) di Kantor Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Gedung Puri Matari, Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan. Situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

    Selain itu, patroli strong point dilakukan di sejumlah lokasi strategis, antara lain Jalan Gandaria Tengah V, kawasan Kebayoran Baru, Jalan Arteri Pos Pengumben, Jalan Bendi Utama (Taman Delman Kebayoran Lama Utara), Jalan RC Veteran, Jalan Ciledug Raya, Jalan Pancoran Timur Raya, hingga Traffic Light Pati VI Jalan Antasari. Petugas memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan dan segera melaporkan kejadian mencurigakan melalui layanan darurat Polri 110.

    Saat patroli di kawasan Jalan Simprug Garden II, petugas menemukan seorang pemuda yang berada di lokasi pada waktu malam hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan dan yang bersangkutan diberikan imbauan untuk segera kembali ke rumah.

    Keberhasilan patroli juga ditunjukkan saat Tim 3P melakukan pemeriksaan terhadap tiga pemuda yang berboncengan tiga di kawasan Jalan Metro Pondok Indah. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, petugas menemukan indikasi transaksi narkotika jenis tembakau sintetis. Tim kemudian melakukan penelusuran di sebuah lokasi di Jalan Haji Buang Ulujami Raya dan berhasil menemukan barang bukti yang diduga terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

    Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga orang pemuda beserta barang bukti berupa satu klip tembakau sintetis, satu unit sepeda motor, dan tiga unit telepon genggam. Selanjutnya para terduga beserta barang bukti diserahkan kepada Piket Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Secara keseluruhan, kegiatan Patroli Perintis Presisi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.

  • POLSEK CILANDAK GELAR JAGA JAKARTA ON THE SPOT, PERKUAT SINERGI DENGAN WARGA CIPETE SELATAN DALAM MENJAGA KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Polsek Cilandak melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot pada Selasa (9/6/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai di Balai RT 011/03, Jalan Bunga Rampai, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang merupakan program rutin Polda Metro Jaya ini dihadiri oleh Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen, S.H., Danramil Cilandak Mayor Inf. Sutadi, Wakapolsek Cilandak AKP Marzuki, jajaran pejabat Polsek Cilandak, unsur TNI, Pemerintah Kelurahan Cipete Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dilaksanakan secara serentak di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi sebagai wadah untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kapolsek menjelaskan bahwa sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian saat ini di antaranya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan aksi tawuran yang pernah terjadi di wilayah Cipete Selatan, Cilandak Barat, hingga Lebak Bulus. Berkat kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat, seluruh kasus tersebut berhasil diungkap dan para pelaku telah diamankan.

    Selain itu, Kapolsek mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun kenakalan remaja lainnya. Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, termasuk kejahatan berbasis online yang saat ini marak terjadi. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa jajaran kepolisian tengah melaksanakan Operasi Pekat dengan sandi Ops Jaya 21 yang menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat dan tindak kriminalitas.

    Sementara itu, Danramil Cilandak Mayor Inf. Sutadi menegaskan komitmennya untuk selalu hadir melayani masyarakat selama 1×24 jam melalui sinergi bersama Polsek Cilandak dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, forum komunikasi seperti ini merupakan bentuk kepedulian aparat negara untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus mengajak warga berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Senada dengan hal tersebut, Lurah Cipete Selatan Supriyono mengajak seluruh warga untuk memulai upaya menjaga lingkungan dari lingkup keluarga. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, penanaman nilai sopan santun, serta pola pendidikan yang tegas namun tetap bersahabat sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja dan potensi gangguan kamtibmas.

    Pada sesi dialog interaktif, salah satu warga menyampaikan kekhawatirannya terkait maraknya tawuran yang melibatkan pelajar. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa peran orang tua dan guru sangat penting dalam membentuk karakter anak melalui pengawasan yang baik, komunikasi yang positif, serta pemberian contoh dan nilai-nilai kehidupan yang benar.

    Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, dalam kegiatan tersebut Polsek Cilandak juga menyalurkan bantuan sosial berupa 50 karung beras masing-masing seberat 5 kilogram kepada warga yang hadir.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan penuh keakraban, dialogis, dan partisipatif. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara aparat keamanan dan masyarakat sehingga berbagai permasalahan kamtibmas dapat diidentifikasi serta diselesaikan bersama demi mewujudkan wilayah Kecamatan Cilandak yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT PERKUAT SINERGI POLRI, TNI, DAN MASYARAKAT DI WILAYAH PETOGOGAN KEBAYORAN BARU

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat kemitraan antara aparat keamanan dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polres Metro Jakarta Selatan melalui Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot pada Selasa (9/6/2026) pukul 14.10 WIB hingga selesai di Jl. Wijaya I Gang Langgar RT 001/RW 003, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., Danramil Kebayoran Baru Mayor Arh Jaminan Arie Yanti, Sekretaris Kelurahan Petogogan Anju S, Plt. Kanit Polsek Metro Kebayoran Baru IPTU Liliek R, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petogogan AIPDA Bayu Irawan, Bhabinsa SERDA M. Solihin, perwakilan Satpol PP, FKDM, LMK, para Ketua RT, unsur Sabuk Kamtibmas, serta warga RW 003 Kelurahan Petogogan.

    Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma yang menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara aparat keamanan dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap situasi di lingkungan masing-masing serta aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.

    Selanjutnya dilaksanakan dialog interaktif bersama warga yang membahas berbagai isu kamtibmas di lingkungan Kelurahan Petogogan, khususnya terkait keamanan lingkungan, pergaulan remaja, serta upaya pencegahan berbagai potensi gangguan ketertiban umum. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan permasalahan yang dihadapi sehingga dapat dicarikan solusi bersama melalui koordinasi lintas sektor.

    Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan Jaga Jakarta On The Spot dalam suasana santai, hangat, dan penuh keakraban. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan emosional antara warga dengan jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru, sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

    Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh warga. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Antusiasme warga yang tinggi serta partisipasi aktif dalam dialog menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kebayoran Baru.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kebayoran Lama Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 09

    Dalam rangka mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kebayoran Lama melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui dialog Kamtibmas bersama tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, dan petugas Satkamling RT 04 RW 09 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (09/06/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Jalan Peninggaran Timur 2 RT 04 RW 09 Kelurahan Kebayoran Lama Utara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebayoran Lama Komisaris Polisi Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., didampingi Kapolsubsektor Pasar Kebayoran Lama Ipda Kasmin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebayoran Lama Utara Aiptu Budi Setyo Nugroho, serta Babinsa Kelurahan Kebayoran Lama Utara Serma Karyadi Mulya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RT 04 RW 09 Bapak Karyudi S, LMK RW 09 Bapak Wawan, Ketua FKDM Kebayoran Lama Utara Bapak Agus beserta anggota, perwakilan petugas keamanan lingkungan/Satgas DCL, serta warga masyarakat RT 04 RW 09 Kelurahan Kebayoran Lama Utara.

    Dalam sambutannya, Ketua RT 04 RW 09 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Kebayoran Lama beserta jajaran yang telah hadir dan berdialog langsung dengan warga melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua RW 09 yang berhalangan hadir karena tugas yang tidak dapat ditinggalkan. Selain itu, disampaikan bahwa situasi keamanan di wilayah RT 04 RW 09 hingga saat ini relatif aman dan kondusif. Warga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat serta meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan Siskamling guna mencegah tindak kejahatan.

    Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dan warga yang telah berpartisipasi aktif dalam dialog Kamtibmas. Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dengan mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, warga juga diimbau untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terlibat maupun menjadi korban tawuran.

    Pada sesi dialog dan tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lingkungan sekitar. Bapak Agus mempertanyakan langkah antisipasi tawuran serta penanganan terhadap pelanggaran lalu lintas berupa pengendara yang melawan arus. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melaksanakan patroli dan razia pada malam hari untuk mencegah terjadinya tawuran serta terus mensosialisasikan penggunaan layanan darurat 110 kepada masyarakat. Terkait pelanggaran melawan arus, Polsek Kebayoran Lama melakukan penjagaan pada jam-jam sibuk dan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan guna mendukung penegakan hukum melalui sistem ETLE.

    Selanjutnya, Ibu Mutia menyampaikan keluhan mengenai adanya kelompok remaja yang sering berkumpul di area taman lingkungan dan meminta peningkatan patroli kepolisian. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek mengimbau warga untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat serta memanfaatkan layanan darurat 110 apabila ditemukan potensi gangguan Kamtibmas yang memerlukan penanganan segera.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot mendapatkan apresiasi positif dari warga yang hadir karena dinilai mampu menjadi wadah komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 15.30 WIB.