Uraian: Muhammad Ngajib Jelaskan Polri Juga Memiliki Program Polisi Peduli Pengangguran yang…

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Tebet bersama Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mengamankan situasi dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.
Kapolsek juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan program Polinmas (Polisi Pelindung Masyarakat) sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga, menerima aspirasi, serta menyerap berbagai keluhan masyarakat terkait situasi keamanan lingkungan.
Ia mengajak seluruh warga untuk membangun kerja sama yang kuat dengan kepolisian, karena terciptanya keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kepedulian serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, melalui komunikasi dan silaturahmi yang baik, hubungan antara Polri dan masyarakat akan semakin erat sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.
Muhammad Ngajib, S.I.K., mengajak masyarakat RW 04 Manggarai untuk mengambil bagian aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui program patroli bersama masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan langkah bersama yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan melalui pendekatan persuasif, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua RT 11 RW 04, Bayu Andrianto, menyampaikan bahwa salah satu faktor pemicu tawuran adalah keberadaan kelompok gengster yang melintas dan memancing keributan di lingkungan warga.
Muhammad Ngajib menjelaskan bahwa Polri juga memiliki program Polisi Peduli Pengangguran yang diarahkan untuk membantu para pemuda yang belum bekerja melalui pelatihan keterampilan dan upaya penyaluran tenaga kerja.