
Jakarta Selatan – Jumat, 19 Juni 2026, mulai pukul 01.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Operasi 3 Pilar dalam rangka mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang berlangsung di Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jakarta Selatan.
Apel dipimpin oleh Aiptu Yoyo Waluyo selaku Panit Samapta, yang dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dan konsisten menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tebet agar tetap aman dan kondusif. Beliau juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hingga dini hari guna mencegah terjadinya tindak kriminal maupun gangguan ketertiban lainnya. Seluruh personel juga diingatkan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga keselamatan diri, serta tetap menjaga kesehatan selama pelaksanaan kegiatan.
Operasi tersebut melibatkan 10 personel, terdiri dari 8 personel Polsek Tebet dan 2 personel Pokdarkamtibmas. Adapun sasaran kegiatan meliputi pencegahan aksi begal, curanmor, serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Setelah apel, personel melaksanakan patroli mobile dengan rute meliputi Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara, hingga Jl. Dr. Sahardjo. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan kegiatan strong point di kawasan Jl. Soepomo, Tebet Barat, Jakarta Selatan, yang merupakan salah satu titik pemantauan guna mengantisipasi potensi kerawanan wilayah.
Kegiatan operasi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya gangguan menonjol, sementara potensi kerawanan yang menjadi fokus pengawasan adalah tindak pidana curanmor dan peredaran narkoba.
Dengan kehadiran personel gabungan di lapangan, diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan di wilayah Kecamatan Tebet dan sekitarnya. Situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Tinggalkan Balasan