Blog

  • BHABINKAMTIBMAS POLSEK TEBET HIMBAUAN KEAMANAN RUMAH KOSONG SAAT RAMADHAN 1447 H

    Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Bhabinkamtibmas Polsek Tebet Polsek Tebet IPTU Suwarno bersama Brigpol Aditia melaksanakan kegiatan sambang dan himbauan kepada petugas keamanan (security) di wilayah Jl. Tebet Timur Dalam IV RT 04/RW 11, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan,(2/3/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan, khususnya terhadap rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya selama menjalankan ibadah puasa maupun mudik Lebaran.

    Dalam kesempatan tersebut, IPTU Suwarno menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan agar meningkatkan patroli lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan, serta rutin melakukan pengecekan terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya. Security juga diimbau untuk memastikan pintu dan jendela dalam keadaan terkunci serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan meningkatkan koordinasi antarwarga.

    Melalui kegiatan sambang dan himbauan ini, diharapkan situasi wilayah Tebet Timur tetap aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan.

  • EDUKASI PATROLI CYBER POLRES METRO JAKARTA SELATAN, TINGKATKAN KESADARAN WARGA TERHADAP PENIPUAN ONLINE DI BULAN RAMADHAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya kejahatan digital, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Edukasi Patroli Cyber di bulan Ramadhan kepada warga di wilayah hukum Jakarta Selatan,(2/3/2026).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berbagai modus penipuan online yang kerap terjadi, seperti penipuan melalui media sosial, pesan singkat berisi tautan palsu (phishing), investasi bodong, hingga penyalahgunaan data pribadi. Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan secara langsung kepada warga, komunitas, serta pengguna aktif media sosial agar lebih bijak dan berhati-hati dalam bertransaksi secara daring.

    Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran hadiah, undian, maupun pinjaman online ilegal yang meminta data pribadi atau transfer sejumlah uang sebagai syarat pencairan. Warga dihimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi, tidak membagikan kode OTP kepada siapapun, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi tindak pidana siber.

    Melalui kegiatan Edukasi Patroli Cyber ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi serta mampu mengenali ciri-ciri kejahatan digital sejak dini. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan dapat tetap terjaga aman dan kondusif di bulan ramadhan tahun ini, khususnya dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era digital saat ini.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengamanan Ibadah Misa di Gereja Bukit Moria di Bulan Ramadhan Penguatan Toleransi Beragama

    Polsek Tebet melalui personel Samapta melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Misa di Gereja Bukit Moria yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Soepomo S.H. No. 4, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 01 Maret 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Aiptu Yoyo Waluyo bersama Briptu Ari Setyadi S, yang bergabung dengan Pamdal gereja untuk melaksanakan pemantauan dan pengamanan jalannya ibadah Misa rutin. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Pf. Pdt. Monik Rangartu dengan tema “Berjalan Dalam Ketaatan dan Pertobatan”, serta dihadiri kurang lebih 100 jemaat di Bulan Ramadhan Penguatan Toleransi Beragama.

    Pengamanan dilaksanakan oleh 4 personel, terdiri dari 2 anggota Polsek Tebet yang dipimpin Aiptu Yoyo Waluyo dan 2 personel Pamdal yang dipimpin oleh Bapak Anto. Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat agar tetap menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

  • Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan

    NABIRE — Aparat gabungan TNI-Polri menggelar konferensi pers terkait perkembangan upaya penegakan hukum terhadap target daftar pencarian orang (DPO) kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire yang digelar di Polres Nabire pada Senin (2/3/2026) pukul 16.00 WIT.

    Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat TNI–Polri, diantaranya Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., Wapangops Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. I Gede Era Adhinata, S.I.K., Kasatgas Tindak Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K., serta Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K.

    Operasi yang melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri dan Satgas Rajawali Mambri dari TNI itu dilakukan menyusul terdeteksinya aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Kali Nabarua yang diduga merencanakan gangguan keamanan.

    Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H. menjelaskan bahwa penegakan hukum tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: B/119/II/2026 Polres Nabire Polda Papua Tengah.

    “Para pelaku yang saat ini dilakukan pengejaran disangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan yang disertai tindak pidana lain dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” tegasnya.

    Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, kelompok kriminal bersenjata yang dipimpin DPO berinisial AK diketahui berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan menempati sebuah camp di area Kali Nabarua. Di lokasi tersebut, kelompok diduga melakukan pertemuan internal, penggalangan dukungan logistik, serta merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Nabire.

    Pemantauan lapangan oleh personel gabungan menemukan adanya aktivitas sejumlah orang bersenjata, keberadaan senjata api laras panjang, serta bangunan yang diduga menjadi markas kelompok tersebut.

    Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri kemudian menyusun rencana operasi dan strategi penindakan. Personel bergerak melalui beberapa titik penyekatan dan melakukan pengamatan intensif di sekitar Kali Nabarua.

    “Saat tim mendekati lokasi camp, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata. Tim bantuan turut disiagakan untuk memperkuat personel di lapangan,” ungkap Kombes Pol Gustav.

    Setelah tindakan penegakan hukum dilakukan, aparat gabungan berhasil menguasai lokasi camp dan mengamankan situasi. Sementara itu, kelompok bersenjata melarikan diri ke wilayah hutan dan hingga kini masih dalam pengejaran.

    Dari hasil operasi tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain 561 butir amunisi berbagai kaliber, 10 buah magazen, 12 unit telepon genggam, 5 unit alat komunikasi, uang tunai puluhan juta rupiah, bendera dan perlengkapan lainnya, serta tiga tas berisi perlengkapan kelompok.

    “Sebagaimana yang kita lihat di depan rekan-rekan media, ini adalah daftar barang bukti yang diamankan di lokasi penegakan hukum kemarin di Kali Nabarua,” ujar Kombes Pol Gustav.

    Ia merinci, dua magazen yang ditemukan merupakan hasil rampasan dari kejadian di Lagari, Musyaro, PT Kristalin, termasuk dua telepon genggam milik korban dan satu unit iPhone. Selain itu, terdapat dua magazen lain yang merupakan hasil rampasan dari kejadian di Kilometer 128 pada akhir tahun 2025 yang menewaskan dua anggota aparat.

    “Untuk amunisi lainnya masih dalam penyelidikan oleh tim Satgas Damai Cartenz dan Rajawali Mambri guna pendalaman lebih lanjut,” katanya.

    Terkait dana tunai yang ditemukan di lokasi, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber dukungan logistik kelompok tersebut.

    Pendalaman terhadap dana yang ditemukan masih dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan aparat gabungan TNI-Polri.

    Ia juga membenarkan bahwa dalam peristiwa di Lagari, selain dua korban jiwa, terdapat dua pucuk senjata api panjang dan satu senjata api pendek yang dirampas oleh kelompok tersebut.

    Wakil Panglima Operasi Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M. menyampaikan bahwa dalam kontak tembak tersebut satu anggota TNI mengalami luka akibat serpihan proyektil.

    “Korban tertembak ada satu anggota kita yang terkena rekoset di betis kanan. Antisipasi kami tentu apabila sudah terjadi perdarahan harus segera dilakukan evakuasi. Anggota tersebut langsung dievakuasi dan saat ini sudah tertangani. Kondisinya tidak terlalu serius karena hanya serpihan proyektil. Diperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu sudah cukup membaik,” jelasnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, BrigjenPol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pengejaran terhadap para pelaku kejahatan. Jangan percaya pada informasi yang belum resmi sumbernya,” tegasnya.

    Sementara itu, Wakapolda Papua Tengah menegaskan komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

    “Kami menegaskan bahwa aparat gabungan masih terus melakukan pengejaran dan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Gustav.

    Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar wilayah Kabupaten Nabire guna memastikan kelompok bersenjata tersebut tidak kembali melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Patroli Dini Hari, Bhabinkamtibmas Petukangan Utara Ingatkan Remaja Jaga Ketertiban Saat Bangunkan Sahur

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara, Polsek Pesanggrahan, Aiptu Parjono, melaksanakan patroli kewilayahan menjelang waktu sahur, Senin (2/3/2026).

    Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik permukiman warga yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya para remaja sebelum berkeliling membangunkan sahur.

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Parjono memberikan imbauan secara humanis agar kegiatan membangunkan sahur dilakukan secara tertib, tidak berlebihan, serta tidak menggunakan alat yang dapat mengganggu kenyamanan warga.

    Selain itu, para remaja juga diingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang berlebihan, tidak menyalakan petasan, serta menghindari potensi gesekan dengan kelompok lain yang dapat memicu tawuran.

    “Kami mendukung kegiatan positif seperti membangunkan sahur, namun harus tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu masyarakat lainnya. Jangan sampai niat baik justru menimbulkan keributan atau berujung pada tawuran,” ujar Aiptu Parjono.

    Tak hanya itu Aiptu Parjono juga mengajak para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari selama Ramadhan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Dengan adanya patroli dan pendekatan persuasif ini, diharapkan suasana menjelang sahur di wilayah Petukangan Utara tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan nyaman.

  • Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

    JAKARTA – Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

    Sigit merinci sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia.

    Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.

    “Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik,” kata Sigit di rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

    Lebih lanjut, Sigit mengatakan total ada 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

    “Tentunya perlu ada pelibatan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, transportasi umum, jalur mudik baik tol maupun arteri, jalur penyeberangan lintas pulau, dan pusat perbelanjaan serta rest area,” tutup Sigit.

  • Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

    Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

    “Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret,” kata Sigit.

    Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

    “Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Sigit.

    Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas, betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.

    Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.

    “Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tutup Sigit.

  • Pengembangan Kasus Kekerasan di Yahukimo, Aparat Ungkap Keterlibatan Sejumlah Nama dalam Serangkaian Aksi Bersenjata

    YAHUKIMO – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengembangkan penyidikan terhadap rangkaian kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dari hasil pengamanan sejumlah pihak pada pekan lalu, aparat mengungkap keterlibatan beberapa nama dalam berbagai aksi penembakan dan pembunuhan sejak 2023 hingga awal 2026.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa satu nama yang sebelumnya belum teridentifikasi, yakni Meno Kogoya, kini telah dipastikan terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan. Selain itu juga beliau menyampaikan terdapat tiga nama yang sebelumnya sudah teridentifikasi melkukan tindak pidana, namun setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan berdasarkan bukti-bukti lainnya. Ketiga nama tersebut perbuatannya berkembang pada tindak pidana lainnya.

    “Dari hasil pengembangan penyidikan, Meno Kogoya terlibat dalam pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025, penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, serta penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari 2026,” ujarnya dalam doorstop kepada awak media (02/03).

    Selain itu, aparat juga mengungkap tiga pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi namun berkembang kepada tindak pidana lainnya. Antara lain, Kotor Payage alias Kotoran Giban, yang perkaranya telah dialihkan proses penanganannya ke Polda Papua. Ia diduga terlibat dalam penembakan mobil Strada putih pada Maret 2024, penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari 2026, serta penembakan truk box di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari 2026.

    Nama lain yang turut disebut adalah Enage Heluka, yang diduga terlibat dalam pengambilan video pernyataan pasca penembakan pada 12 Februari 2026. Sementara itu, Homi Heluka tercatat memiliki rangkaian dugaan keterlibatan lebih panjang, antara lain pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik pada 2023, pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024, serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari 2026. Korban dalam peristiwa terakhir dilaporkan selamat dan telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.

    Menurut Yusuf, pengungkapan ini merupakan hasil proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan oleh tim gabungan.

    Menanggapi perkembangan tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap setiap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

    “Kami berkomitmen untuk menuntaskan setiap kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, proporsional, dan berbasis bukti, guna memberikan kepastian hukum serta menjamin rasa aman bagi warga,” tegasnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa selain kelompok kriminal bersenjata, aparat juga mendalami aktivitas kelompok yang dikategorikan sebagai kelompok kriminal politik.

    “Kelompok ini tidak hanya melakukan kekerasan, tetapi juga menyebarkan narasi dan dokumentasi aksi mereka melalui media sosial. Saat ini kami melakukan profiling secara mendalam dan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

    Di samping proses penegakan hukum, aparat keamanan terus meningkatkan patroli di titik dan waktu rawan, serta melakukan pemetaan terhadap basis-basis yang diduga menjadi lokasi aktivitas kelompok tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mencegah eskalasi kekerasan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

  • Warga Berburu Takjil di Pasar Santa, Polri Hadir Memberikan Rasa Aman dan Kondusif

    Jakarta –  Minggu, 1 Maret 2026 pukul 16.00 WIB hingga selesai, Perwira Samapta Polsek Metro Kebayoran Baru  Iptu J.Silalahi memimpin langsung kegiatan pelayanan dan pengamanan warga yang berburu takjil di kawasan Pasar Santa, Jalan Cipaku 1, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan melibatkan total 19 personel, terdiri dari 15 personel Dalmas P.MJ yang dipimpin Bripda Folfer Toba serta 4 personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan Iptu J. Silalahi selaku Kasubnit Samapta sekaligus Padal kegiatan.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli mobile dan strong point, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar pasar tumpah/Pasar Ramadan guna mengantisipasi kemacetan. Petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga barang bawaannya. Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat diimbau segera menghubungi Call Center 110 bebas pulsa atau Polsek Metro Kebayoran Baru.

  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Bhabinkamtibmas Pengadegan Gelar Giat “Cooling System” di Apartemen Pancoran Riverside

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan, AIPTU Jhonny Eliyanto, melaksanakan kegiatan Cooling System serta Door to Door System (DDS) pada hari Minggu (01/03/2026).

    Kegiatan sambang dan silaturahmi ini dimulai pada pukul 10.30 WIB dan bertempat di area Apartemen Pancoran Riverside, Jl. Pengadegan Timur I RT. 02/RW. 01, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam kunjungannya, AIPTU Jhonny Eliyanto menemui Bapak Ade, selaku Komandan Regu (Danru) Satpam di apartemen tersebut. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara Polri dan petugas keamanan swakarsa (Satpam) dalam menjaga lingkungan sekitar.

    Pada kesempatan tersebut, AIPTU Jhonny menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada pihak keamanan apartemen. Ia menghimbau agar kewaspadaan dan patroli di lingkungan apartemen terus ditingkatkan demi mencegah potensi gangguan keamanan, sehingga wilayah Kelurahan Pengadegan dan Kecamatan Pancoran pada umumnya selalu dalam keadaan aman dan kondusif.

    Selain fokus pada aspek keamanan, Bhabinkamtibmas juga tidak lupa mengingatkan Bapak Ade beserta jajaran Satpam lainnya untuk senantiasa menjaga kesehatan selama menjalankan tugas sehari-hari.

    Kegiatan Cooling System dan DDS ini merupakan langkah preventif dan proaktif dari kepolisian untuk langsung turun ke lapangan, merangkul masyarakat, serta memastikan situasi wilayah tetap sejuk, damai, dan terkendali. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib.