Blog

  • Mengantar Hingga Akhir Hayat: Kisah Pengabdian Aipda Raja Faisal di Perbatasan NKRI

    Batam, Sabtu (28/2/2026) — Pengabdian seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tak selalu terlihat di bawah sorot kamera. Di wilayah perbatasan NKRI, tepatnya Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Aipda Raja Faisal Mushawir menjalani pengabdian sunyi namun berdampak besar bagi kemanusiaan.

    Pria kelahiran Tarempa, Juli 1986 ini telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 21 tahun. Selain menjalankan tugas kepolisian, sejak 2017 ia secara sukarela menjadi sopir mobil jenazah gratis bagi masyarakat. Baginya, menjadi polisi adalah profesi, sementara mengantar jenazah adalah panggilan hati.

    Aipda Raja Faisal dikenal luas oleh warga sebagai sosok yang selalu hadir ketika duka datang. Kapan pun diminta, ia siap mengantar jenazah dari RSUD Tarempa ke rumah duka, dari rumah duka ke pemakaman, maupun dari rumah ke rumah sakit. Tidak hanya bagi jenazah yang memiliki keluarga, tetapi juga jenazah tanpa identitas serta dari kalangan non-Muslim.

    Pengabdian kemanusiaan tersebut berawal dari kiprahnya di organisasi sosial pengurusan jenazah Babul Khairat, yang bernaung di Masjid Nurul Ihsan Tarempa. Saat organisasi tersebut mengalami keterbatasan, termasuk ketiadaan sopir ambulans karena kendala pendanaan dan sebagian pengurus yang telah lanjut usia, Aipda Raja Faisal menawarkan diri untuk membantu.

    Sejak itulah, ia menjadi pengemudi tetap mobil jenazah satu-satunya milik warga Desa Tarempa yang melayani hampir 20 ribu jiwa masyarakat di Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Siantan Selatan. Mobil jenazah pertama merupakan hibah pemerintah daerah yang telah dimodifikasi, sebelum kemudian pada 2017 organisasi Babul Khairat menerima bantuan mobil jenazah baru melalui Program Kemitraan Bank Riau Kepri.

    Selama hampir satu dekade, Aipda Raja Faisal mengaku tidak lagi mampu menghitung berapa banyak jenazah yang telah ia antarkan. Masa paling berat ia rasakan saat pandemi COVID-19, ketika intensitas pelayanan meningkat tajam. Selain mengantar jenazah, ia juga diminta mengawal evakuasi pasien COVID-19 yang menolak karantina, mendampingi tenaga kesehatan, dan membantu penanganan darurat di wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui transportasi laut.

    “Pernah terlintas di pikiran saya, saat mengantar jenazah di tengah malam, mungkin suatu hari nanti saya juga akan berada di posisi yang sama. Semua hanya soal waktu,” kenang Aipda Raja Faisal.

    Dedikasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari keluarga. Istrinya, Maryam, berprofesi sebagai bidan di Kecamatan Siantan dan kerap menjadi rujukan masyarakat untuk berbagai persoalan kesehatan. Keduanya sering bergandengan tangan membantu warga, mulai dari mengantar ibu melahirkan yang tidak memiliki biaya, hingga mencarikan obat-obatan yang sulit diperoleh melalui jejaring Pemolisian Masyarakat (Polmas).

    Pengabdian tanpa pamrih itu berbuah kepercayaan dan kebersamaan warga. Saat keluarga Aipda Raja Faisal membutuhkan donor darah pasca-persalinan, masyarakat datang berbondong-bondong membantu. Bahkan, dukungan sederhana seperti kiriman lauk makanan menjadi simbol kuatnya keguyuban di tanah kelahirannya.

    Dukungan juga datang dari pimpinan Polri. Setiap kali ada panggilan kemanusiaan, pimpinan di Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, hingga Polda Kepulauan Riau memberikan izin penuh. Hal ini karena apa yang dilakukan Aipda Raja Faisal sejalan dengan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Atas dedikasi dan loyalitas tersebut, pada peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026, Aipda Raja Faisal Mushawir menerima penghargaan dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di wilayah perbatasan NKRI yang jauh dari pusat perhatian.

    Kisah Aipda Raja Faisal menjadi cermin Polri yang humanis dan hadir sepenuh hati di tengah masyarakat. Sebuah pengabdian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menemani warga hingga perjalanan terakhir kehidupannya.

  • POLRES METRO JAKARTA SELATAN GELAR BUKA PUASA BERSAMA KOMUNITAS OJOL JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan komunitas ojek online (ojol) Jakarta Selatan sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian terhadap mitra transportasi daring yang selama ini turut berperan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipimpin oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih, S.E., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan. Acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kepolisian dan komunitas ojol, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

    Dalam sambutannya, AKBP Murodih menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pengemudi ojol yang tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polres Metro Jakarta Selatan dengan rekan-rekan komunitas ojol. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga situasi Jakarta Selatan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan,” ujar AKBP Murodih.

    Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif dan penyampaian imbauan kamtibmas. Para pengemudi ojol diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

    Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu kental sepanjang kegiatan. Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap silaturahmi serta kerja sama antara kepolisian dan komunitas ojol dapat terus terjalin secara berkesinambungan.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara Polres Metro Jakarta Selatan dan komunitas ojol dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Cilandak Melaksanakan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    Jakarta Selatan –  Polsek Cilandak melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dipimpin oleh Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, SH, mulai pukul 16.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushollah An Nisa, yang berlokasi di Jalan Caringin Utara No. 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat ikatan sosial antara Polsek Cilandak dan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu.

    Kegiatan buka puasa ini dihadiri oleh 20 anak yatim piatu yang menerima santunan berupa uang tunai dan nasi kotak. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh sambutan dari Tokoh Agama Kelurahan Cilandak Barat, Ustadz Abdillah. Rangkaian acara mencakup pembacaan Surah Al Fatihah, doa arwah, Surah Yassin, hingga pemberian santunan kepada anak-anak. Setelah semua rangkaian selesai, acara ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

    Kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polsek Cilandak terhadap sesama umat Muslim, terutama dalam menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah. Di samping itu, acara ini bertujuan agar seluruh personel Polsek Cilandak diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan tugas, serta menjaga situasi wilayah hukum Polsek Cilandak agar tetap kondusif. Dengan berjalan tertib dan aman, kegiatan ini berhasil menciptakan kebahagiaan bagi semua yang terlibat.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Hadir di Tengah Warga Berburu Takjil di Pasar Santa

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berburu takjil Ramadan, jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada Kamis, 26 Februari 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan dilaksanakan di kawasan Jl. Cipaku I, Pasar Santa, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang setiap sore Ramadan dipadati warga untuk membeli hidangan berbuka puasa. Kehadiran personel kepolisian difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar pasar tumpah atau Pasar Ramadan guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    Sebanyak 25 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 15 personel Dalmas Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Ipda Agus Pranoto, serta 5 personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan AKP M. Wagimin selaku Kasubnit Intelkam. Kegiatan dilaksanakan melalui patroli mobile dan penempatan strong point di titik-titik rawan kepadatan kendaraan dan aktivitas masyarakat.

    Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga barang bawaan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.

    Polsek Metro Kebayoran Baru juga mengingatkan bahwa apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110 bebas pulsa atau langsung menghubungi Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas berburu takjil dengan aman, tertib, dan nyaman selama bulan suci Ramadan.

  • Respon Cepat Layanan Call Center 110, Personel Polsek Pancoran Cek TKP Kecelakaan di Depan Halte LRT Pancoran

    Jakarta Selatan – Personel Kepolisian Sektor Pancoran bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait insiden kecelakaan lalu lintas pada Jumat pagi (27/02/2026).

    Laporan tersebut diterima dari seorang warga bernama Bapak Andriyan pada pukul 04.07 WIB, yang menginformasikan adanya kecelakaan kendaraan roda dua (KR 2) di kawasan Jakarta Selatan. Menanggapi laporan tersebut, unit Patko 4051 yang dipimpin oleh Aipda U. Budi segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

    Petugas tiba di lokasi kejadian yang berada di depan Halte LRT Pancoran Bank BJB, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada pukul 04.20 WIB. Berdasarkan informasi awal, korban kecelakaan dilaporkan mengalami luka serius berupa pendarahan di bagian kepala.

    Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan penyisiran dan pengumpulan keterangan. Namun, saat personel kepolisian tiba, korban sudah tidak berada di lokasi.

    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, yakni seorang penjaga warung di depan Stasiun LRT, korban telah dievakuasi oleh rekannya sesaat setelah kejadian. Meski demikian, saksi menyatakan tidak mengetahui secara pasti ke rumah sakit mana korban dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis.

    Aipda U. Budi beserta tim telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, di antaranya:

    1. Melakukan cek TKP secara menyeluruh guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    2. Mendokumentasikan area kejadian sebagai bahan laporan.

    3. Melaporkan hasil temuan di lapangan kepada pimpinan untuk arahan lebih lanjut.

    Layanan Call Center 110 merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan respon cepat terhadap setiap aduan darurat dari masyarakat. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama pada waktu dini hari, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Bhabinkamtibmas Manggarai Selatan Sambangi Warga, Sampaikan Imbauan Kamtibmas Selama Bulan Suci Ramadhan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadhan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggarai Selatan, Robbi Sandra Putra, melaksanakan kegiatan sambang warga pada Rabu (25/2/2026) pukul 22.30 WIB di Jl. Balimatraman RT 015 RW 05, Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, Bripka Robbi menyambangi Bapak Herlani guna menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadhan serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal.

    Petugas juga mensosialisasikan antisipasi kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), serta mengingatkan warga yang memiliki kendaraan Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan sosialisasi layanan Call Center 110 Polri yang dapat dihubungi apabila membutuhkan kehadiran petugas kepolisian. Warga juga diimbau untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila terdapat keluhan atau gangguan kamtibmas di lingkungan.

    Dari hasil kegiatan, warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta kepedulian jajaran Polsek Tebet, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran Polri di tengah lingkungan mereka.

  • Polda Metro Jaya Laksanakan Pelayanan Penyampaian Aspirasi Mahasiswa, Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

    Jakarta — Polda Metro Jaya melaksanakan pelayanan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di depan Mabes Polri. Sebanyak 3.992 personel dikerahkan, terdiri atas 3.093 personel Polda Metro Jaya dan diperkuat personel dari polres jajaran. Pelibatan personel ini dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat tetap kondusif, khususnya pada bulan suci Ramadan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa Polri hadir dengan mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan hak asasi manusia. Ia menegaskan, polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berperan sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, serta pelindung kemanusiaan. “Polisi berperan sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Dalam pelaksanaan tugas, kami mengedepankan pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum secara humanis,” ujarnya.

    Menurutnya, ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan pusat aktivitas masyarakat dan jalur lalu lintas utama. Penempatan ini bertujuan agar hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu kepentingan umum. “Hak menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang dan kami menjamin itu. Namun, kami juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi,” kata Budi.

    Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus secara situasional sesuai perkembangan di lapangan. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kepadatan yang berdampak pada aktivitas warga, terutama di momentum Ramadan. Masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan apabila terdapat pengalihan arus pada sejumlah ruas jalan.

    Kepada peserta aksi, polisi meminta agar penyampaian pendapat dilakukan secara damai dan tertib, serta tetap menjaga norma, etika, dan nilai toleransi selama Ramadan. “Penyampaian pendapat silakan dilakukan dengan damai dan tertib. Kami akan melayani dan mengawal agar seluruh kegiatan, baik aksi maupun aktivitas masyarakat, dapat berjalan berdampingan secara aman dan kondusif,” tutupnya.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Beri Kursi Roda untuk Lansia Pesisir Kali Adem

    Jakarta – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya memberikan bantuan kursi roda dan paket sembako kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Kali Adem, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Bantuan diberikan kepada seorang lansia penderita stroke menahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Kamis (26/2/2026).

    Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa di kediaman penerima, Ibu M (73), warga Gang Damai Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan.

    Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan turut dihadiri jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Ketua RT setempat. Sejumlah pejabat yang mendampingi di antaranya Kasubdit Patroli AKBP M. Helmi Wibowo, Kasi Patwal Air AKP Ketut Suastika, Kasi Binmas Air AKP Hamdannallah, Ipda Sugeng P, serta para Bhabinkamtibmas pesisir.

    Dirpolairud mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari bakti kesehatan dan kegiatan sosial Ditpolairud Polda Metro Jaya untuk membantu warga pesisir yang membutuhkan, khususnya lansia dan warga dengan keterbatasan fisik. “Polri harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap bantuan kursi roda ini dapat membantu mobilitas Ibu Miswati dalam beraktivitas sehari-hari,” kata Dirpolairud.

    Ia menambahkan, jajaran Ditpolairud akan terus melakukan kegiatan sosial di wilayah pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat pesisir yang membutuhkan, sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan warga,” ujarnya.

    Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran jajaran Ditpolairud yang dinilai tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perairan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

  • APEL SIAGA KAMTIBMAS POLRES METRO JAKARTA SELATAN, PERKUAT SINERGI BERSAMA POTMAS DAN DRIVER OJOL JAGA KEAMANAN RAMADHAN

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Apel Siaga Kamtibmas pada Kamis, 26 Februari 2026 pukul 10.00 WIB s.d. Selesai  WIB di halaman Mapolres Metro Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Potensi Masyarakat (Potmas) serta para driver ojek online sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di bulan suci Ramadhan.

    Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan. Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan salam kebangsaan serta apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut berperan aktif membantu Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Selatan.

    “Atas nama Kapolda Metro Jaya, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh potensi masyarakat yang telah ikut membantu menjaga situasi kamtibmas. Kehadiran rekan-rekan hari ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan tertib,” ujar Kapolres.

    Dalam momentum Ramadhan, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh peserta apel yang menjalankan, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keteduhan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang cepat, termasuk potensi gangguan akibat provokasi di media sosial, kesalahpahaman antarwarga, hingga penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

    Kapolres menegaskan bahwa target bersama adalah menciptakan kondisi yang aman dan nyaman: aman bagi warga yang beraktivitas, pengguna jalan, pelaku usaha, rumah ibadah, hingga ruang digital. Untuk itu, ia mengajak seluruh peserta apel bergerak dalam satu frekuensi, saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung.

    Beberapa poin penekanan yang disampaikan antara lain:

    • Menjadi teladan ketertiban di lingkungan masing-masing serta menghindari konvoi liar, keributan, dan tindakan yang mengganggu ketertiban umum selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
    • Menolak dan menghentikan penyebaran provokasi, hoaks, ujaran kebencian, serta ajakan kekerasan dengan menyaring informasi sebelum membagikannya.
    • Mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang menyejukkan dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan.
    • Mengaktifkan kembali kewaspadaan lingkungan melalui Satkamling, Pokdar Kamtibmas, dan jejaring keamanan setempat, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang mudik.
    • Segera melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas melalui Bhabinkamtibmas, Polsek/Polres terdekat, maupun Call Center 110.

    “Apel serentak hari ini adalah pesan kuat bahwa Jakarta tidak berjalan sendiri. Kita hadir bersama masyarakat untuk menjaga ruang hidup ini agar tetap aman dan tertib. Mari kita buktikan ‘Jaga Warga – Jaga Jakarta’ sebagai gerakan nyata yang terukur dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

    Kegiatan apel diikuti sebanyak 258 personel yang terdiri dari unsur Pamen, Potmas Jakarta Selatan, driver ojek online, Satbinmas, Sidokkes, Sihumas, dan Sipropam. Turut hadir berbagai elemen potensi masyarakat seperti Ormas FBR, GRIB, Pemuda Pancasila, Komunitas Ojol Jakarta Selatan, Driver Shopee, FKDM, Satkamling, Satlinmas, serta Pokdar Kamtibmas.

    Usai pelaksanaan apel, Kapolres Metro Jakarta Selatan melanjutkan kegiatan dengan pemberian paket sembako dalam rangka Polri Peduli kepada seluruh Potmas yang hadir sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada mitra kamtibmas.

    Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan wilayah Jakarta Selatan, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

  • Sambut Ramadhan Dengan Kepedulian Polsek Pesanggrahan Bagikan Takjil Kepada Pengendara

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Pesanggrahan melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek Pesanggrahan, Jalan Bintaro Utama, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

    Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian takjil dilakukan secara humanis dan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas.

    Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di momentum bulan penuh berkah.

    “Kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan Polsek Pesanggrahan dengan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kami ingin hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat langsung bagi warga,” ujar Kapolsek.

    Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Pesanggrahan.