Jakarta Selatan – Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Kepolisian yang dilanjutkan dengan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Kecamatan Jagakarsa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik rawan, pemantauan situasi wilayah, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Polsek Jagakarsa berkomitmen untuk terus menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Jagakarsa.
Jakarta Selatan – Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Apel dan Giat Patroli Operasi Cipta Kondisi serta Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu malam, 22 Juli 2026 pukul 23.30 WIB.
Apel yang dipimpin Pawas IPDA Kasmin dan dikendalikan Plh Kapolsek Kompol S. Aba Wahid Key, S.Sos., M.H. ini diikuti 11 personil gabungan Polsek dan FKPM.
Dalam arahannya, Plh Kapolsek memerintahkan anggota untuk mengantisipasi tawuran warga, kejahatan jalanan, dan balap liar menjelang pagi hari. Setelah patroli KRYD, kegiatan dilanjutkan dengan Operasi OKJ untuk mencegah Curat, Curas, Curanmor, dan Narkoba di titik-titik rawan.
Sasaran patroli meliputi lokasi berkumpulnya pemuda dengan miras, lokasi rawan tawuran, premanisme, dan kejahatan 3C. Rute patroli mobile dimulai dari Polsek Kebayoran Lama, Jl. Bungur, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jl. Metro Pondok Indah, Jl. Kartika Utama, Jl. Bendi Raya hingga Jl. Ciputat Raya.
Hasilnya, petugas membubarkan anak muda yang masih nongkrong di Jl. Kartika Utama secara persuasif dan humanis. Selain itu, anggota juga melakukan koordinasi dengan pengurus RW dan security serta menempatkan mobil patroli di lokasi rawan.
Jakarta – Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (23/07/2026) temgah malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian pengawas Panit Opsnal Reskrim Ipda Setia Bakti Yang melibatkan personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.
Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.
Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat
Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menyerap aspirasi warga secara langsung, Polsek Metro Kebayoran Baru menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot pada Rabu (22/7/2026) pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Jl. Pandan RT 03/RW 09, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., dan dihadiri oleh Kasat Pam Obvit Polres Metro Jakarta Selatan AKBP R. Witarsa, Wakapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Sami, Kanit Binmas Iptu Lilik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela Aiptu Suratin, Ketua RW 09 Bapak Muis, unsur LMK, FKDM Kelurahan Kramat Pela, serta warga setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kasat Pam Obvit Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP R. Witarsa, yang menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan dialog interaktif bersama warga. Dalam suasana terbuka dan penuh keakraban, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta permasalahan yang dihadapi di lingkungan RW 09, mulai dari keamanan lingkungan, pergaulan remaja, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan ketertiban umum. Jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru memberikan tanggapan dan solusi atas berbagai masukan yang disampaikan warga.
Usai sesi dialog, kegiatan dilanjutkan dengan Jaga Jakarta On The Spot dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan emosional, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi warga, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan – Polsek Pancoran merespons cepat laporan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110 terkait indikasi tawuran pelajar di wilayah Rawajati, Kalibata.
Laporan diterima Rabu (22/07/2026) pukul 16.28 WIB dari pelapor atas nama Bapak Andi. Dalam laporannya disampaikan adanya indikasi akan terjadinya aksi tawuran pelajar yang sudah berkumpul di Jl. Rawajati, Kalibata, tepatnya di bawah kolong fly over Aqua.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Fungsi Polsek Pancoran pimpinan Pawas Iptu Nurkholis langsung melaksanakan pengecekan ke lokasi pada pukul 16.45 WIB di Fly over Aqua, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.
Panit 3 Samapta Aiptu Andreas berkoordinasi dengan warga atas nama Bapak Usman. Berdasarkan informasi di lapangan, sekelompok anak sekolah yang sebelumnya berkumpul di lokasi tersebut sudah bergeser ke seberang wilayah Jakarta Timur.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan situasi di sekitar Fly over Aqua dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kerumunan atau indikasi tawuran.
Polsek Pancoran mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Layanan pengaduan Call Center 110 bebas pulsa dapat dihubungi 24 jam.
Jakarta Selatan – Polsek Pancoran merespons cepat laporan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110 terkait indikasi tawuran pelajar di wilayah Rawajati, Kalibata.
Laporan diterima Rabu (22/07/2026) pukul 16.28 WIB dari pelapor atas nama Bapak Andi. Dalam laporannya disampaikan adanya indikasi akan terjadinya aksi tawuran pelajar yang sudah berkumpul di Jl. Rawajati, Kalibata, tepatnya di bawah kolong fly over Aqua.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Fungsi Polsek Pancoran pimpinan Pawas Iptu Nurkholis langsung melaksanakan pengecekan ke lokasi pada pukul 16.45 WIB di Fly over Aqua, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.
Panit 3 Samapta Aiptu Andreas berkoordinasi dengan warga atas nama Bapak Usman. Berdasarkan informasi di lapangan, sekelompok anak sekolah yang sebelumnya berkumpul di lokasi tersebut sudah bergeser ke seberang wilayah Jakarta Timur.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan situasi di sekitar Fly over Aqua dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kerumunan atau indikasi tawuran.
Polsek Pancoran mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Layanan pengaduan Call Center 110 bebas pulsa dapat dihubungi 24 jam.
Jakarta – Kapolri menghadiri Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (22/7). Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi nasional sekaligus upaya melestarikan kekayaan budaya Indonesia melalui produk-produk unggulan Nusantara.
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 dengan mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”. Kegiatan yang berlangsung pada 21–25 Juli 2026 itu menghadirkan pelaku UMKM dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai wadah promosi, kolaborasi, sekaligus perluasan akses pasar bagi produk lokal.
Dalam peninjauannya, Kapolri melihat secara langsung berbagai produk unggulan yang ditampilkan oleh para pelaku UMKM. Mulai dari batik dan wastra Nusantara, tenun, songket, dan ulos, produk fesyen, tas dan aksesori, perhiasan, kerajinan tangan, kuliner khas daerah dan minuman, serta berbagai produk unggulan UMKM dari seluruh provinsi di Indonesia. Keberagaman produk tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif Indonesia yang tumbuh dari kearifan lokal di berbagai daerah.
Sebanyak 374 peserta mengikuti bazar dengan menghadirkan 727 stan, terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 dapur bersama. Skala penyelenggaraan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme pelaku UMKM serta komitmen Bhayangkari dalam memperluas akses promosi produk unggulan daerah.
Selain menjadi ajang promosi dan transaksi, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 juga berperan sebagai sarana peningkatan kapasitas pelaku usaha. Selama penyelenggaraan, digelar enam sesi talkshow yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengembangan usaha, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi digital, legalitas usaha dan hak kekayaan intelektual, hingga pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BRI, Telkomsel, serta Kementerian Hukum sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.
Suasana bazar semakin semarak dengan hadirnya 29 pertunjukan seni dan budaya, yang meliputi tarian daerah, peragaan busana, parade wastra Nusantara, serta pertunjukan musik. Kehadiran berbagai pertunjukan tersebut menjadikan bazar tidak hanya sebagai ruang promosi budaya, tetapi juga sebagai destinasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk-produk UMKM Indonesia.
Bazar ini turut diikuti booth Bhayangkari, Polda seluruh Indonesia, satuan kerja Polri, serta mitra strategis seperti BRI, Pegadaian, Telkomsel, JNE, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan UMKM melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga perluasan akses pemasaran.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan dukungan 393 personel gabungan Divpropam Polri dan Polda Metro Jaya. Kehadiran Kapolri dalam peninjauan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta memperkuat pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Kota Tangerang – Polsek Tangerang merespons cepat laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110 terkait seorang warga yang ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi rumah kos di Perumahan Taman Permata Mulia, Cikokol, Kecamatan Tangerang, Selasa (21/7/2026).
Laporan diterima sekitar pukul 18.35 WIB dari seorang warga bernama Pascal. Ia menghubungi layanan 110 setelah menemukan rekannya dalam kondisi tidak sadarkan diri di kamar mandi tempat kos.
Sebelumnya, pelapor merasa khawatir karena rekannya tersebut tidak dapat dihubungi sejak pagi. Pelapor kemudian mendatangi tempat kos dan segera meminta bantuan kepolisian setelah mengetahui kondisi rekannya.
Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Polsek Tangerang yang dipimpin Ipda Juhenda langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan.
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Cikokol untuk memeriksa kondisi warga tersebut. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan penyebab korban kehilangan kesadaran.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun kondisi medis yang membahayakan. Warga tersebut diduga mengalami kelelahan setelah melakukan perjalanan dari Bogor hingga sempat kehilangan kesadaran.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari mengapresiasi kesigapan personel yang segera menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan 110.
“Setiap laporan yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan kami respons secepat mungkin. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, baik dalam penanganan tindak pidana maupun situasi darurat yang membutuhkan pertolongan segera,” kata Jauhari.
Ia mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan gangguan keamanan, tindak pidana, kecelakaan, ataupun situasi darurat lain yang memerlukan bantuan kepolisian.
Bogor, 21 Juli 2026 – Polri mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui pengukuhan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB). Kehadiran LP-KTB menjadi fondasi tata kelola SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) agar berkembang sebagai sekolah unggulan bertaraf internasional yang dikelola secara profesional, akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan.
Pengukuhan dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0004000.AH.01.07 Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara yang ditetapkan pada 29 Mei 2026.
LP-KTB dibentuk sebagai badan penyelenggara yang bertanggung jawab menjaga arah dan keberlanjutan pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola sekolah berjalan sesuai prinsip good governance, mulai dari penyusunan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu tenaga pendidik, penguatan karakter peserta didik, pengelolaan sarana dan prasarana, hingga perluasan kerja sama dengan institusi pendidikan nasional maupun internasional.
Dengan adanya LP-KTB, pengembangan sekolah tidak bergantung pada individu tertentu, tetapi ditopang oleh sistem kelembagaan yang kuat sehingga kualitas pendidikan dapat terus terjaga dan berkembang dari generasi ke generasi. Model tata kelola ini diharapkan menjadi salah satu praktik baik dalam pengelolaan sekolah unggulan di Indonesia.
Dalam struktur organisasi LP-KTB, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menjabat sebagai Ketua Pengawas Eksekutif, didampingi Juliati Sigit Prabowo sebagai Wakil Ketua Pengawas Eksekutif. Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dipercaya sebagai Ketua Eksekutif, didampingi Irjen Pol. Dr. Anwar sebagai Wakil Ketua Eksekutif, Dirgayuza Setiawan sebagai Sekretaris Eksekutif, dan Cecilia Peggy Sulistio sebagai Bendahara Eksekutif.
Kepengurusan LP-KTB juga diperkuat oleh sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang, di antaranya Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Sugianto Kusuma (Aguan), Budhi Herdi Susianto, Miftah Nur Sabri, dan Ari Cahya Nugraha. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan memperkaya perspektif dalam pengembangan pendidikan, memperkuat jejaring strategis, serta mendorong inovasi agar SMA Kemala Taruna Bhayangkara mampu bersaing di tingkat internasional.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolri meninjau langsung aktivitas 297 siswa yang telah mulai menempati asrama dan mengikuti proses pendidikan. Peninjauan meliputi pelaksanaan pre-test Matematika, pre-test Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, serta kesiapan fasilitas pembelajaran dan kehidupan berasrama.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah berasrama bertaraf internasional dengan fasilitas yang mendukung pembelajaran abad ke-21, antara lain 24 ruang kelas modern, enam ruang laboratorium dan fasilitas akademik, perpustakaan modern, theater building, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, dining hall, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, serta rumah ibadah bagi seluruh agama.
Dari sisi akademik, sekolah ini juga telah memperoleh sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Penerapan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional dirancang untuk membentuk peserta didik yang unggul dalam karakter, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, riset, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), coding, literasi digital, serta memiliki wawasan global.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan kelembagaan merupakan kunci keberhasilan sebuah institusi pendidikan.
“Sekolah yang hebat dibangun oleh sistem yang hebat. Karena itu, LP-KTB dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan, setiap proses pembelajaran, dan setiap langkah pengembangan sekolah berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu. Dengan tata kelola yang kuat, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang berintegritas, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global.”
Pengukuhan LP-KTB menegaskan komitmen Polri bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana modern, tetapi juga melalui penguatan tata kelola yang berkelanjutan. Langkah ini merupakan kontribusi nyata Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Jakarta Selatan – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan kembali menggelar patroli skala besar guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli hingga Rabu, 22 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga 04.30 WIB, dipimpin oleh Aiptu Sugiyono dengan melibatkan 9 personel yang didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2) dan 1 unit kendaraan roda empat (KR4).
Selama pelaksanaan tugas, Tim 3P melakukan patroli dan strong point di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya Pos Pantau Saharjo, Pos Pantau Manggarai (Tuyul), Pos Jaga Jakarta di kawasan pinggir Kali Bukit Duri bersama warga setempat, Jalan Arteri Kebayoran Lama, Jalan Peninggaran V Raya, Jalan Anggrek II Pesanggrahan, Jalan Terogong Raya, Jalan Poncol Raya, Jalan TB Simatupang depan Cilandak Town Square (CITOS), serta Jalan Haji Junaedi.
Di setiap titik, personel melakukan pemantauan situasi serta memberikan imbauan kepada petugas keamanan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal. Tim juga mengingatkan agar masyarakat segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan adanya indikasi tawuran maupun aktivitas mencurigakan.
Dalam patroli tersebut, petugas sempat menghentikan tiga orang pemuda yang berboncengan tiga di kawasan Jalan Asem II karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya. Petugas kemudian memberikan pembinaan dan imbauan agar tidak kembali melakukan pelanggaran lalu lintas serta segera pulang ke rumah masing-masing.
Kegiatan patroli berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Tim Patroli Perintis Presisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.